October 3, 2022
Beranda » Blogs » Berikut Jenis Private Jet yang Di gunakan Brigjen Hendra

Berikut Jenis Private Jet yang Di gunakan Brigjen Hendra ke Jambi

Berikut Jenis Private Jet yang Di gunakan Brigjen Hendra, Eks Karo Paminal Di vpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan pergi ke Jambi untuk menemui keluarga Brigadir J pada 11 Juli 2022 lalu. Hendra bersama sejumlah anggota polisi lain terbang ke Jambi dengan menaiki private jet. Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi jenis private jet yang saat itu di gunakan Brigjen Hendra dkk terbang ke Jambi.

“Private jet T7-JAB,” ujar Sugeng. Bukan hanya mengetahui jenis private jet itu. Sugeng juga menyebut bahwa pesawat itu sering di pakai bos perusahaan yang memiliki hotel di Pulau Dewata. Sering di pakai oleh seorang bos perusahaan, sekaligus mantan narapidana kasus korupsi. Serta sebagai pemilik hotel di Bali, dalam penerbangan bisnis Jakarta-Bali,” katanya.

Timsus bentukan Kapolri perlu menelusuri hubungan tali-temali antara Kaisar Sambo. Dana judi online sebesar Rp 155 Triliun milik Konsorsium 303, dengan dua orang sipil dalam kaitan pemberian dukungan kepada pencalonan capres tertentu pada 2024 di mana Irjen Ferdy Sambo ingin menjadi Kapolrinya,” tambahnya. Terlebih, Polri saat ini tengah berbenah bersih-bersih di internalnya.

Untuk itu, IPW meminta agar KPK juga mengusut peran Ferdy Sambo dalam kaitan dugaan penerimaan gratifikasi. “Karenanya KPK juga harus memeriksa terkait gratifikasi pesawat jet,” tuturnya.

BAP Brigjen Hendra Menyebut Dirinya ke Jambi Naik Private Jet

BAP tersangka kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Brigjen Hendra Kurniawan, mengungkapkan dia ke Jambi menggunakan private jet. Kedatangan Hendra ke Jambi untuk memberi penjelasan ke keluarga Brigadir J.

Ketika datang ke Jambi, Hendra masih menjabat Karo Paminal Propam Mabes Polri. Hal itu di sampaikan Brigjen Hendra Kurniawan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) sidang pemeriksaan etik di kasus pembunuhan Brigadir J yang dikutip dari CNNIndonesia.

Dalam BAP-nya, pada 11 Juli pukul 08.00 WIB, Hendra menghubungi Kombes Agus Nurpatria sebelum berangkat ke Jambi. Dalam perbincangan tersebut, Hendra meminta Agus datang ke kantornya bersama Kombes Susanto dan AKP Rifaizal Samual.

Beliau juga meminta ketiganya datang pada pukul 10.00 WIB dengan menggunakan baju dinas. Kemudian Hendra mengajak Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, dan AKP Rifaizal Samual. Mereka dituntun ke ruangan Irjen Ferdy Sambo. Saat itu masih menjabat Kadiv Propam Polri–karena di panggil Sambo.

Hendra mengatakan Sambo memintanya berangkat ke Jambi agar memberi penjelasan ke pihak keluarga. “Intinya bahwa Kadiv Propam memerintahkan kita untuk berangkat ke Jambi untuk menjelaskan ke pihak keluarga,” kata Hendra dalam BAP.

Kemudian dalam BAP tersebut, Hendra bersama tiga orang lainnya, yaitu Kombes Agus Nurpatria, Briptu Putu, dan Briptu Mika, Berangkat menaiki mobil ke Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta. Setelah itu, mereka memakai private jet ke Jambi.

“Sampai di bandara kami langsung menuju ke pesawat private jet. Saat itu yang berangkat ke Jambi yaitu saya, Kombes Santo, Kombes Agus Nurpatria, AKP Rifaizal Samual, Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika,” ujar Hendra dalam BAP.

Baca juga: Kisah Viral Perdarahan Malam Pertama