October 3, 2022
Beranda » Blogs » Kenyataan Di Balik Viral Pria Jalan di Atas Air
Fakta Viral Pria Jalan di Atas Air Sungai Barito

Kenyataan Di Balik Viral Pria Jalan di Atas Air Sungai Barito

Viral Pria Jalan di Atas Air Sungai Barito

Kenyataan Di Balik Viral Pria Jalan di Atas Air, Seorang pria di sebut berjalan di atas air di Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat heboh jagat maya. Aksinya bak adegan di film-film kungfu itu rupanya terjadi saat air sedang surut. Kalau memang video itu di buat di sini, sudah pasti pas airnya mulai pasang. Jadi seolah-olah berjalan di air kelihatan dari jauh,

ungkap Iwan Ray, salah seorang warga mengungkapkan dalam keterangannya. Sama seperti di lansir lokasi pria berjalan di atas air itu. Disebutkan bahwasannya kejadian tersebut berada di kawasan wisata Pulau Kembang, Perairan Sungai Barito, Kalsel. Letaknya bersebelahan dengan Pulau Kembang di Kabupaten Barito Kuala.

Di lokasi tersebut, warga mengatakan sering terjadi fenomena pulau gosong atau pantai gosong. Jika kondisi air sangat surut, maka hamparan pasir lembut bisa di saksikan di lokasi tersebut.

Pulau gosong ini konon di sebut sering muncul beberapa kali dalam setahun. Kemunculannya terjadi saat keadaan air sangat surut, terutama pada musim kemarau.

Fenomena ini biasanya terjadi dalam waktu tidak begitu lama. Jarak waktunya biasa antara pukul 12.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita. Pantai gosong itu akan hilang kembali seiring dengan air pasang perairan Sungai Barito.

“Dulu kami sering bermain bola saat kondisi surut,” kata Iwan Ray.

Kisah Gang Dolly: Dulu Lokalisasi, Kini Bakal Jadi Wisata Religi

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, terus melakukan pembenahan kawasan eks Lokalisasi Dolly. Penataan yang di lakukan tidak hanya bersifat parsial. Akan tetapi mengoneksikan seluruh objek yang ada di kawasan itu. Salah satunya di lakukan pembenahan di kawasan Klakah Rejo, Sememi dan Jalan Kupang Gunung Timur atau Gang Dolly.

Bahkan Pemkot Surabaya juga sengaja membeli beberapa wisma di jadikan tempat pergerakan ekonomi. Misalnya di jadikan produksi UMKM, lokasi membuat film, kafe dan lain-lain. Bahkan pemkot juga tak segan akan menjadikan eks Lokalisasi Dolly menjadi wisata religi.

Rupanya, di kawasan tersebut ada makam seorang ulama besar dan menyebarkan agama Islam bernama Mbah Kapiludin. Tepatnya di Jalan Kupang Gunung Timur, Kecamatan Sawahan.

Di sini ada makamnya Mbah Kapiludin di sebelahnya lapangan futsal. Ternyata Dolly ini (dahulu) tempat berkembangnya islam.

Ada makam penyebar agama Islam yang luar biasa. Dan ini sejarahnya berhubungan dengan Sunan Ampel dan Mbah Karimah, Kembang Kuning. Dikatakan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi. Eri lanjut mengatakan, bahwa makam Mbah Kapiludin ini dapat pula di koneksikan dengan rencana pengembangan kawasan Wisata Dolly.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, kawasan itu ke depannya dapat pula menjadi Wisata Religi.

baca juga: Polisi Pastikan Penabrak Lansia di Tol Jelambar