October 3, 2022
Beranda » Blogs » Viral Pria Lagi Ngeronda Di serang Jambret di Bogor
Pria Lagi Ngeronda Di serang Jambret di Bogor

 Viral Pria Lagi Ngeronda Di serang Jambret di Bogor, Jari Kena Sabet Sajam

Viral Pria Lagi Ngeronda Di serang Jambret di Bogor, Video rekaman CCTV memperlihatkan aksi penjambretan di Kampung Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.

Pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Dalam video yang di lihat, Rabu (31/8/2022), korban mulanya sedang duduk di pinggir jalan bersama temannya. Pelaku kemudian datang bersama dua rekannya berboncengan sepeda motor.

Pelaku kemudian mengeluarkan celurit dan menyerang korban. Setelah itu, pelaku kemudian melarikan diri. Di mintai konfirmasi, Kapolsek Cijeruk Kompol Sumijo mengatakan pihaknya telah mengecek ke lokasi. Adapun waktu itu Korban di jambret saat sedang meronda.

Bahwa sesaat sebelum kejadian, mereka bertiga sedang ronda dalam posisi sedang duduk-duduk di teras klinik pinggir jalan raya. Tiba-tiba ada sepeda motor ditumpangi bertiga,” kata Sumijo melalui keterangannya, Rabu (31/8).

Salah satunya turun dan menghampiri korban untuk merampas HP-nya. Korban sempat berusaha mempertahankan HP tersebut. “Namun pelaku mengayunkan sebilah celurit, dan secara spontan korban menangkisnya sehingga terluka di bagian ibu jari dan dua jari lainnya tergores celurit,” paparnya.

HP korban berhasil di rampas oleh pelaku tersebut. Pelaku segera melarikan diri ke arah Batu Tulis, Kota Bogor. Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut dan sedang dalam pencarian pelaku.

Ibu dan Anak di Aceh Jatuh dari Motor Gegara Tas Di Rampok

seorang ibu tasnya di jambret saat perjalanan

Seorang perempuan warga Aceh Besar, Afridah (41) dan anaknya terjatuh dari motor. Kecelakaan ibu anak tersebut gara-gara tasnya di jambret saat perjalanan. Penjambret itu bernama Beni (25) asal Langkat, Sumatera Utara. Saat kejadian pelaku Beni langsung menarik tas milik korban yang mengakibatkan Afridah terjatuh bersama anaknya. Sehingga mengalami luka-luka di bagian tangan dan kaki,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol M Ryan Citra Yudha kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

Insiden penjambretan itu terjadi di kawasan jalan Lampeudaya-Miruek Taman, Darussalam pada Minggu malam (7/8). Saat kejadian, Afridah bersama anaknya hendak pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan pulang, korban di duga di pepet Beni dengan menggunakan motor tanpa pelat. Usai menarik tas korban, Beni langsung tancap gas. Afridah bersama anaknya di tolong warga dan di bawa ke rumah sakit. Ryan mengatakan, tas korban yang di jambret berisi ponsel serta surat-surat penting lainnya.

Menurut Ryan, ponsel korban di serahkan Beni ke temannya AS (40) yang juga warga Langkat untuk di jual. AS di duga menjual ponsel tersebut ke H (40) warga Montasik, Aceh Besar. “HP itu di jual seharga Rp 400 ribu. Namun yang di terima uang oleh AS dari H sebesar Rp 200 ribu. Sisanya dibayar dengan narkotika jenis sabu,” jelas Ryan.

Pasca kejadian tersebut, polisi turun tangan memburu pelaku. Ryan mengatakan, polisi awalnya menciduk H di rumahnya di Montasik, Aceh Besar, Selasa (30/8) dinihari. Dalam pengembangan, polisi akhirnya menciduk Beni dan AS di kawasan Miruek Taman, Aceh Besar. Ketiga pelaku saat ini di tahan di Polresta Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan.

“Dalam kasus ini Beni selaku pelaku utama, AS penjual hasil curian dan H sebagai penadah barang milik korban,” ujar Ryan.