Februari 6, 2023
Pria Lagi Ngeronda Di serang Jambret di Bogor

 Viral Pria Lagi Ngeronda Di serang Jambret di Bogor, Jari Kena Sabet Sajam

7f30d370 2fc0 41ee b287 f8873c85d046 169 e1662090076447

Viral Pria Lagi Ngeronda Di serang Jambret di Bogor, Video rekaman CCTV memperlihatkan aksi penjambretan di Kampung Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.

Pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Dalam video yang di lihat, Rabu (31/8/2022), korban mulanya sedang duduk di pinggir jalan bersama temannya. Pelaku kemudian datang bersama dua rekannya berboncengan sepeda motor.

Pelaku kemudian mengeluarkan celurit dan menyerang korban. Setelah itu, pelaku kemudian melarikan diri. Di mintai konfirmasi, Kapolsek Cijeruk Kompol Sumijo mengatakan pihaknya telah mengecek ke lokasi. Adapun waktu itu Korban di jambret saat sedang meronda.

Bahwa sesaat sebelum kejadian, mereka bertiga sedang ronda dalam posisi sedang duduk-duduk di teras klinik pinggir jalan raya. Tiba-tiba ada sepeda motor ditumpangi bertiga,” kata Sumijo melalui keterangannya, Rabu (31/8).

Salah satunya turun dan menghampiri korban untuk merampas HP-nya. Korban sempat berusaha mempertahankan HP tersebut. “Namun pelaku mengayunkan sebilah celurit, dan secara spontan korban menangkisnya sehingga terluka di bagian ibu jari dan dua jari lainnya tergores celurit,” paparnya.

HP korban berhasil di rampas oleh pelaku tersebut. Pelaku segera melarikan diri ke arah Batu Tulis, Kota Bogor. Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut dan sedang dalam pencarian pelaku.

Pelaku Jambret Sajam Marak Di Serang Banten

Perampokan sepeda motor sering terjadi di Serang. Sang ibu menjadi sasaran utama para pelaku. Cara merampok adalah dengan menggunakan sepeda motor. Dia mengikuti wanita yang mengendarai sepeda motornya sendirian setiap malam.

Pelaku akan mengikuti calon korban dan menyergap di tengah keramaian warga yang sepi di jalan. Pada 22 Agustus 2022, Ekawati, warga masyarakat Tirtalaya di Desa Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, mengalami tindak pidana tersebut.

Peristiwa itu terjadi di daerah Kaujon. Korban yang berasal dari Caloran saat itu sedang bersiap untuk menyeberangi rumah Jembatan Kaujon. Saat itu, Ekawati sendirian di atas sepeda motor dengan tas selempang di sebelah kirinya. Ekawati mengaku skeptis dengan pria bertubuh besar yang menguntitnya.

Seorang Emak Jadi Korban Penjambret Sajam

Tidak lama kemudian, si pembunuh menyusulnya dan berhenti di tempat yang sepi. Saat hendak lewat, tersangka menyambar tas korban.

“Suhunya panas ke arah setelah keluar dari rumah teman. Dari jembatan Kaujon, Anda sudah bisa merasakan seseorang mengikuti Anda dengan sepeda motor, helm tertutup, jaket hitam,” katanya Selasa, 23 Agustus, saat ditemui di rumahnya, 2022.

Untuk melakukan operasi ini, para pelaku menyerang korban dengan senjata tajam. “Ketika sepi, dia melewati saya dan berhenti di depan rumah, dan dia datang dan mengambil tas. Saya mengambilnya di tangan saya, melepaskan kopling, saya menarik tas, dia mengeluarkan pisau, saya memikirkannya. itu,” katanya.

Akibatnya, korban tertembak dan harus dirawat. Selain itu, korban terjatuh dari sepeda motor untuk melindungi barang berharga di dalam tas. “Tidak berhasil. Saya langsung jatuh dan bangun, saya teriak dan warga keluar begitu saja. Tasnya ditarik. Ada 10 jahitan dan robek,” katanya.

Menurut informasi yang diberikan warga, Ekawati mengatakan sering terjadi penjarahan di kawasan tersebut. Sejauh ini, ini sudah terjadi lima kali. “Alhamdulillah masih aman. Belum ada laporan. Mudah-mudahan sudah ditangkap 5 kali. Gelap dan lampunya kurang terang,” jelasnya.

Dia berharap ini tidak akan pernah terjadi padanya atau orang lain. Oleh karena itu, aparat penegak hukum harus mengambil tindakan untuk menangkap para pelaku perampokan tersebut.

Jambret Hp, pemuda 20 tahun Kena dibekuk tim klewang Polresta Padang

Tersangka perampokan ditangkap oleh Tim Satreskrim Klewang Polrestabes Padang pada 8 Juli 2021 tengah malam – sekitar enam jam setelah kejadian – di dekat kawasan Kalumbuk di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Tersangka ditangkap di pinggir jalan.

Pada Rabu 7 Juli 2021, pelaku diketahui berinisial AF 20 dan diketahui berinisial ES (20). Pukul 19.00 hari itu, kejahatan itu dilakukan di depan Masjid Istiqlal di Jalan Musi di Desa Rimbo Kaluang Kecamatan Padang Barat Kota Padang.

Menurut KASATRESKRIM POLREST PADANG berawal dari korban PRESTARA NAFRIA NAUFARLA, seorang teman mampir ke tempat kejadian bersama temannya.

Saat AF dan rekannya terus mengejar korban, tiba-tiba ponselnya disita. Seorang saksi mengklaim bahwa kasus telepon milik korban adalah merek Iphone 12 Max Pro. Dia mengatakan ini pada 7 September 2021.

Mereka mengendarai sepeda motor menuju Jalan Siteba setelah meninggalkan lokasi kejadian. Informasi mengungkapkan bahwa perampokan terjadi di lokasi, yang menyebabkan kedatangan petugas penegak hukum.

Menggunakan data yang dikumpulkan dari daerah Kalumbuk, muncul informasi tentang keberadaan AF. AF menyimpan bukti perjalanan sepeda motornya dalam bentuk 1x 1x 1″ telepon seluler berteknologi tinggi silikon putih yang ditemukan di rumahnya.

Ibu dan Anak di Aceh Jatuh dari Motor Gegara Tas Di Rampok

seorang ibu tasnya di jambret saat perjalanan

Seorang perempuan warga Aceh Besar, Afridah (41) dan anaknya terjatuh dari motor. Kecelakaan ibu anak tersebut gara-gara tasnya di jambret saat perjalanan. Penjambret itu bernama Beni (25) asal Langkat, Sumatera Utara. Saat kejadian pelaku Beni langsung menarik tas milik korban yang mengakibatkan Afridah terjatuh bersama anaknya. Sehingga mengalami luka-luka di bagian tangan dan kaki,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol M Ryan Citra Yudha kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

Insiden penjambretan itu terjadi di kawasan jalan Lampeudaya-Miruek Taman, Darussalam pada Minggu malam (7/8). Saat kejadian, Afridah bersama anaknya hendak pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan pulang, korban di duga di pepet Beni dengan menggunakan motor tanpa pelat. Usai menarik tas korban, Beni langsung tancap gas. Afridah bersama anaknya di tolong warga dan di bawa ke rumah sakit. Ryan mengatakan, tas korban yang di jambret berisi ponsel serta surat-surat penting lainnya.

Menurut Ryan, ponsel korban di serahkan Beni ke temannya AS (40) yang juga warga Langkat untuk di jual. AS di duga menjual ponsel tersebut ke H (40) warga Montasik, Aceh Besar. “HP itu di jual seharga Rp 400 ribu. Namun yang di terima uang oleh AS dari H sebesar Rp 200 ribu. Sisanya dibayar dengan narkotika jenis sabu,” jelas Ryan.

Pasca kejadian tersebut, polisi turun tangan memburu pelaku. Ryan mengatakan, polisi awalnya menciduk H di rumahnya di Montasik, Aceh Besar, Selasa (30/8) dinihari. Dalam pengembangan, polisi akhirnya menciduk Beni dan AS di kawasan Miruek Taman, Aceh Besar. Ketiga pelaku saat ini di tahan di Polresta Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan.

“Dalam kasus ini Beni selaku pelaku utama, AS penjual hasil curian dan H sebagai penadah barang milik korban,” ujar Ryan.